Sebulan pas sudah berlalu, lewati hari ulang taun saya, lewati kado terindah saya, ya...KEGAGALAN.
Gagal? Artinya ada yang harus kita perbaiki, itu teguran terbesar dalam kehidupan persekolahan saya selama seumur hidup.
Setelah merenung dan mengoreksi diri apa sebab saya diberi hadiah ini? Hm, jubah sombong ini memang hanya milikNya. Maafkan hamba Ya Rabb-ku...Beribu2 maaf, hamba khilaf dan tak sadar!
Sadar sekali saya, kalau saya suka sombong dan yang bilang saya sombong itu tidak satu orang, dan sebalnya (harusnya gak sebal, karena udah tau), hal ini sering dibahas, entah benar atau tidak, tapi saya merasa, ada satu orang yang membahas di belakang dan ada satu orang lain (Kirandra Ferari Budhi Prasojo, ST) yang selalu membahas di depan muka saya.
It's really okay saat dibahas di depan saya, karena saya jadi terus mengoreksi diri, artinya saya melakukan perbaikan terus menerus dan saya tau imbas2nya untuk saya. By the way, thanks beib for always being honest!
Hm, entah ini sensitif atau suudzan ya, tapi saya sangat sedih, karena saya merasa ada orang lain yang menyangka saya seperti itu. Intinya prasangka saya orang lain berprasangka seperti itu, padahal belum tentu.
Tapi...jika memang benar, sungguh-sungguh daripada dibahas sama orang lain, please just tell me, tika sangat terbuka terhadap kritik.
Jujur aja, pernahkah teman, kamu merasa galau? Saya sedang sangat galau. Kegagalan saya taun ini tidak hanya satu dan saya mengeluh, itu yang membuat saya tidak suka diri saya.
Sampai saya bilang..akan adakah teguran-teguran selanjutnya? Dan itulah saya yang dulu, angkuh, saya berpikir takaran saya udah habis untuk semua itu, itu yang saya pikirkan, padahal Dialah yang tau sebesar apa takaran saya.
Artinya...saya sebenarnya lebih kuat daripada yang saya duga dan saya mendahului Dia dengan bilang "ini smua sudah cukup bagi diri saya", padahal Dia Maha Tahu, kalau saya bisa menghandle ini smua makanya Dia memberi saya ini smua.
Astaghfirullah "Allah tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan hambaNya".
Huhuhu, maafkan hambaMu ini Ya Allah.
Jadi bagi saya ini smua hadiah, ehm, belum..ini baru bungkusnya mungkin.
Semoga yang saya rencanakan terakhir ini bisa menjadi wadah awal bagi hadiah-hadiah yang lain.
Doakan saya ya teman, rencana saya yang terakhir ini diridhai olehNya.
Ya Allah, lancarkanlah rencana kami berdua... ^_^
15 September 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar