Baru saja saya menonton film The Curious Case of Benjamin Button, so beautiful movie.
Kita bisa melihat perubahan kerut-kerut dari Brad Pitt, bener-bener make up artist yang sangat luar biasa.
Menurut saya, film ini memberitau kita, ”Every human beings have their way to be someone that special for this world, with an unique faith that no one ever knew”.
Seperti apapun kita dilahirkan, toh kita pasti berguna untuk manusia lain (sekecil apapun pengaruh kita, toh ada pengaruhnya).
Alur film ini sangat lambat, mungkin karena setiap detail cerita dijelaskan sedemikian. Saya paling kagum di adegan di mana Daisy kecelakaan (ups! Spoiler is being around in here..hehe). Ide yang ada membuat saya kagum...wah, ko terpikir hingga sedetail itu ya? Mulai dari ada gadis menerima telepon kemudian gadis tersebut harus pergi mengambil kado, ternyata jaket si gadis tertinggal, sehingga gadis tak bisa menaiki taksi yang sudah dia pesan, karena itu taksi yang dia naiki adalah taksi lain, hingga dia sampai di tempat pembungkusan kado, kado belum dibungkus, karena pembungkus baru putus cinta, dengan serangkaian kejadian lain...hingga Daisy tertabrak. Sungguh2 tak masuk akal, tapi bisa terjadi...Ya...seperti filmnya lah ya.
Another scene yang saya suka adalah, ketika Daisy dan Benjamin berada dalam satu studio tari Daisy, dan salah satunya berkata: “Saya ingin melihat waktu di mana waktu kita bertemu” (baca: umur, red.), jadi umur mereka sama-sama 40 taun, hm...mereka hanya punya waktu yang sedikit dalam umur yang sama.
Jika saya tua dan keriput, apa kamu tetap bersama saya? – Daisy
Jika saya jerawatan dan mengompol, apa kamu tetap bersama saya? – Benjamin
Ya...gimana rasanya, jika waktu kita berjalan mundur dibanding yang lain? Well...smoga hanya di film ini.
Settingnya saya suka juga..karena perubahan dari jaman dulu ditunjukkan dengan detail hingga jaman sekarang. Hm..dapet satu paket gitu.
Detail, detail, detail, itu yang membuat saya kagum dan suka, alur yang lambat jadi tidak masalah buat saya. Biasanya makin detail, membuat makin bosan, tapi film ini membuat detail-detail itu jadi penting. Bermain dengan waktu, sama seperti tema filmnya sendiri.
Well, sekarang nonton film bagi saya, tidak hanya menikmati ceritanya, tapi juga pemainnya (Brad Pitt), ahay...*intermezo*, tapi juga bajunya dan alurnya.

0 komentar:
Poskan Komentar